
Surabaya - Perayaan malam pergantian Tahun Baru di Surabaya secara umum berjalan aman. Namun, masih tetap saja ada kejadian yang tak menyenangkan.
Hebi Purahman (25) warga Jalan Kolonel Sugiyono Malang menjadi korban keisengan. Mobil Honda Accord warna putih nopol N 1452 BV miliknya rusak karena dipukul oleh massa saat perayaan tahun baru, Jumat (1/1/2010) dini hari tadi.
Dia yang datang bersama tiga teman lainnya sempat berkeliling Surabaya dengan mengendarai mobil itu. Namun, pada saat melintas di Jalan Basuki Rahmat dan akan berbelok ke arah Jalan Gubernur Suryo, tiba-tiba rombongan pengendara sepeda motor berseragam bonek Persebaya langsung memukul kaca depan sebelah kanan bagian bawah.
Hebi dan rekan-rekannya tak bisa berkutik melihat rombongan konvoi sepeda motor itu. Polisi yang berada di sekitar kejadian juga tidak bisa berbuat apa-apa. Hebi dan temannya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tegalsari.
"Kami sudah berkeliling di Surabaya. Saat mau pulang ke Malang melewati jalan itu, kaca mobil saya dikepruk," kata Hebi di mapolsek.
Hebi menuturkan, sebelum berangkat ke Surabaya, dirinya sudah mempunyai firasat akan menemui masalah jika mengendarai mobil plat N (Malang). "Ternyata firasat saya benar," ujarnya.
Hebi menyayangkan perbuatan anarkis massa yang sedang berpesat merayakan tahun baru. "Saya heran, kenapa masih ada orang-orang yang berfikiran dangkal seperti itu. Mobil tidak ada salahnya kok dikepruk," sesalnya.
Sementara itu, Kapolsek Tegalsari AKP Totok membenarkan tentang kejadian itu. "Saat ini korban masih kita mintai keterangan. Setaip laporan masuk pasti akan kita tangani," tandasnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar