WELCOME TO MY BLOG

Inspiring and Unique

Jumat, 01 Januari 2010

KBS Diserbu Wisatawan, Arus Lalin Padat



Surabaya - Libur panjang membuat Kebun Binatang Surabaya (KBS) diserbu masyarakat. Animo masyarakat yang amat tinggi ini membuat lalu lintas di depan KBS macet. Bahkan tempat parkir meluber sampai ke Jalan Diponegoro, Kamis (1/1/2010).

Para pengunjung yang datang berasal dari Surabaya dan kota-kota lainnya seperti Sidoarjo dan Gresik. Akan tetapi ada juga pengunjung yang berasal dari luar Jawa Timur seperti dari Jakarta, Semarang, dan Jogjakarta.

"Jembatan Suramadu juga memberi andil dalam peningkatan jumlah pengunjung dari pulau garam," kata Humas KBS, Agus Supangkat saat berbincang dengan detiksurabaya.com.

Pengunjung yang datang, kebanyakan dengan kendaraan roda dua. Selain sepeda motor, para pengunjung juga datang dengan kendaraan umum karena KBS termasuk cukup mudah untuk dicapai dengan angkutan umum.

Sekitar 50 personel dari Polwiltabes Surabaya, Polres Surabaya Selatan, dan Polsek Wonokromo dikerahkan untuk membantu pengamanan di luar dan di dalam KBS.

Curi Mobil Hanya untuk Pamer ke Calon Pacar



Surabaya - Ingin bergaya ke teman wanita yang akan dijadikan pacar boleh-boleh saja. Tapi, kalau barang yang dipamerkan hasil dari pencurian dan penggelapan, bisa berurusan dengan polisi.

Seperti yang dilakukan Zainuri (20), warga Ngoro, Jombang. Pemuda yang kos di Keputran 68 Surabaya ini ditangkap anggota unit Reskrim Polsek Tegalsari. Dia diduga mencuri dan berusaha menggelapkan mobil pickup Isuzu Panther warna biru nopol L 8125 LN milik majikannya, Junaidi Gunawan, warga Keputran Surabaya.

"Mobilnya saya bawa ke rumah teman wanita yang baru saya kenal melalui telepon, di Porong," kata Zainuri, dihadapan petugas di Mapolsek Tegalsari, Jalan Basuki Rahmat, Surabaya, Selasa (29/12/2009).

Tujuannya membawa mobil itu, untuk memamerkan ke teman wanitanya bernama Erlin, bahwa dirinya mempunyai mobil. Zainuri pergi ke rumah wanita yang akan dijadikan pacar itu bersama temannya Ferry Febriyanto (19), warga Ngoro, Jombang yang juga kos di Keputran 68. Akibatnya, Ferry juga diamankan polisi.

Kapolsek Tegalsari, AKP Totok menerangkan, korban melaporkan kejadian hilangnya mobilnya pada Senin (28/12/2009) pagi ke Mapolsek Tegalsari. Setelah diselidiki, polisi akhirnya menangkap Zainuri dan Ferry di kawasan Keputran, pada Senin (28/12/2009) malam hari.

"Modusnya, Zainuri mengambil kunci cadangan di lemari. Kemudian mengambil kunci garasi di meja. Jika tidak tertangkap, bisa saja mobil tersebut akan dijual. Kedua pelaku ini anak buah korban, dan baru bekerja sebagai sopir sejak dua bulan yang lalu. Korban juga tidak mengetahui alamat asal sopirnya itu, karena dikenalkan oleh temannya," ujar AKP Totok.

Rayakan Tahun Baru, Mobil Pemuda Asal Malang Dirusak



Surabaya - Perayaan malam pergantian Tahun Baru di Surabaya secara umum berjalan aman. Namun, masih tetap saja ada kejadian yang tak menyenangkan.

Hebi Purahman (25) warga Jalan Kolonel Sugiyono Malang menjadi korban keisengan. Mobil Honda Accord warna putih nopol N 1452 BV miliknya rusak karena dipukul oleh massa saat perayaan tahun baru, Jumat (1/1/2010) dini hari tadi.

Dia yang datang bersama tiga teman lainnya sempat berkeliling Surabaya dengan mengendarai mobil itu. Namun, pada saat melintas di Jalan Basuki Rahmat dan akan berbelok ke arah Jalan Gubernur Suryo, tiba-tiba rombongan pengendara sepeda motor berseragam bonek Persebaya langsung memukul kaca depan sebelah kanan bagian bawah.

Hebi dan rekan-rekannya tak bisa berkutik melihat rombongan konvoi sepeda motor itu. Polisi yang berada di sekitar kejadian juga tidak bisa berbuat apa-apa. Hebi dan temannya melaporkan kejadian tersebut ke Mapolsek Tegalsari.

"Kami sudah berkeliling di Surabaya. Saat mau pulang ke Malang melewati jalan itu, kaca mobil saya dikepruk," kata Hebi di mapolsek.

Hebi menuturkan, sebelum berangkat ke Surabaya, dirinya sudah mempunyai firasat akan menemui masalah jika mengendarai mobil plat N (Malang). "Ternyata firasat saya benar," ujarnya.

Hebi menyayangkan perbuatan anarkis massa yang sedang berpesat merayakan tahun baru. "Saya heran, kenapa masih ada orang-orang yang berfikiran dangkal seperti itu. Mobil tidak ada salahnya kok dikepruk," sesalnya.

Sementara itu, Kapolsek Tegalsari AKP Totok membenarkan tentang kejadian itu. "Saat ini korban masih kita mintai keterangan. Setaip laporan masuk pasti akan kita tangani," tandasnya.

Libur Tahun Baru, Pengunjung KBS Capai 40 Ribu Orang



Surabaya - Kebun Binatang Surabaya tampaknya masih menjadi salah satu pilihan utama warga Surabaya menghabiskan liburan. Di hari pertama tahun 2010 ini, pengunjung KBS diperkirakan akan mencapai angka 40.000 orang.

"Sampai siang tadi, pengunjung sudah mencapai jumlah 30.000. Nanti sore kami perkirakan pengunjung sudah mencapai angka 40.000," kata Humas KBS Agus Supangkat pada detiksurabaya.com, Jumat (1/1/2010).

Bila dibandingkan dengan tahun baru 2009, angka ini sedikit menurun. Tahun lalu, jumlah pengunjung KBS pada tanggal 1 Januari mencapai 50.000. "Memang kalau dihitung hari ini saja jumlahnya menurun namun perlu
diingat kalau tahun baru kali ini merupakan long weekend sehingga pengunjung pun terbagi ke tiga hari," jelas Agus.

Selama tiga hari ini, pengunjung akan dihibur dengan live musik dangdut. "Khusus untuk tahun baru, kami sediakan hiburan dangdut," jelas Agus yang hari ini memakai baju biru.

Selain melihat-lihat satwa, masyarakat juga bisa menikmati berbagai fasilitas yang ada di KBS seperti wahana anak, pertunjukan aneka satwa, tunggang satwa, sentuh satwa, dan wisata air. Dari berbagai wahana yang menarik perhatian pengunjung adalah wahana anak dan tunggang satwa.

Di wahana anak, para pengunjung cilik ini dapat menikmati beragam permainan seperti children pool, trampolin, rumah pohon, biang lala, children zoo, hingga flying fox. Cukup banyak anak-anak kecil yang memilih bermain-main di wahana ini. Salah satu permainan yang paling diminati adalah children pool. Tampak kolam khusus anak-anak ini penuh sesak.

Sementara di wahana tunggang satwa pengunjung dapat menunggangi gajah dan onta. Animo pengunjung untuk wahana ini amat tinggi, bahkan mereka rela antri cukup panjang demi menaiki hewan-hewan tersebut.

"Ya anak mau bagaimana lagi, anak saya ingin naik ini," kata Yulianto Wibowo (33), salah seorang pengunjung yang tunggang gajah tengah mengantre.

Selain melihat-lihat satwa, banyak juga masyarakat yang hanya sekedar duduk-duduk untuk menikmati kerindangan kebun biantang dengan 270 jenis satwa itu. "Saya lebih suka duduk-duduk saja, capek kalau jalan-jalan," tutur Hartutik Rahayu, salah seorang pengunjung.

Wanita yang sehari-harinya membuka warung ini mengaku cukup sering berkunjung ke Kebun Binatang Surabaya. "Setiap tahun saya selalu menemani anak saya ke sini," ungkap wanita 39 tahun itu.

Pengunjung KBS diperkirakan masih akan tetap tinggi selama dua hari ke depan. Selama 3 hari perkiraan jumlah pengunjung akan mencapai 70 ribu.

Malam Tahun Baru, Mat Sudi Dibacok Orang Tak Dikenal

Surabaya - Perayaan tahun baru membawa korban. Seorang pria yang diketahui bernama Mat Sudi (21), warga Tenggumung Wetan dibacok orang tak dikenal di depan Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Pegirian, Semampir. Akibat bacokan itu telinga kanan Sudi hampir putus. Pinggang dan kepalanya juga bocor.

"Kami belum menerima laporannya. Akan kami selidiki," kata Kanit Reskrim Polsek Semampir, Iptu Prajitno, saat dihubungi wartawan, Sabtu (1/1/2009).



Dari informasi yang diterima, Sudi malam itu bermaksud hendak menjemput temannya di kawasan Pegirian. Tujuannya hendak mengajak temannya tersebut merayakan tahun baru di kawasan Tanjung Perak. Tetapi saat lewat di depan RPH, dari arah belakang seseorang tiba-tiba membacoknya.

Setelah membacok, orang tersebut langsung lari. Sudi yang merasa kesakitan segera belari pulang. Keluarga sudi yang kaget karena mendapati Sudi bersimbah darah segera membawanya ke Rumah Sakit Al Irsyad. Dari Al Irsyad, Sudi segera dirujuk ke RSU dr. Soetomo.